20 Pertanyaan Cerdas Saat Bertemu Klien

Ketika klien berniat membuat sebuah website atau aset digital lainnya, maka diskusi awal akan terjadi antara klien dengan tim Sales/Account. Sales umumnya memiliki kemampuan komunikasi yang baik namun biasanya tidak memiliki knowledge yang dalam mengenai pembuatan website. Di lain pihak, developer pastinya sangat capable untuk membuat website namun lemah dalam hal komunikasi maupun pemahaman bisnisnya.

Sehingga komposisi yang sangat umum terjadi adalah Sales akan didampingi oleh Developer saat berdiskusi dengan klien. Lalu apa yang terjadi? Biasanya Sales akan banyak bicara, dan Developer hanya mengangguk-angguk dan liat-liatan ketika ada pertanyaan yang rada out of the box.

Jadi keliatan begonya.
Bagaimana solusinya? Senioritas. Pelajari dengan lebih baik industrinya.

Tapi sebelum beneran jadi senior, bisalah pura-pura jadi senior. Caranya dengan mengajukan pertanyaan yang tepat, jadi keliatan pintar nan cerdas. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang bisa membantu kamu jadi keliatan paham banget dengan industri ini.

  1. Mengapa Anda ingin memiliki situs web baru, atau mendesain ulang situs Anda saat ini? Pertanyaan ini mengungkap motivasi klien untuk berhubungan dengan kamu. Siapa tahu cuma mau kenalan.
  2. Memangnya sekarang ini kekurangan apa yang dirasakan? Ini adalah pertanyaan yang mulai ngorek-ngorek boroknya klien. Websitenya saat ini mungkin tidak berfungsi di browser yang berbeda. Atau bisa jadi mereka telah memutuskan untuk menjual secara online, dan situs saat ini tidak memungkinkan hal seperti itu
  3. Tolong jelaskan organisasi Anda. Ini sebenarnya hanya untuk melihat apakah pihak yang kita ajak bicara ini punya kompetensi yang cukup untuk mewakili organisasinya.
  4. Kira-kira apa keunggulan organisasi Anda di mata klien? Ini pertanyaan yang akan menggiring fokus materi website ke hal-hal yang memang kuat untuk diangkat
  5. Atau mungkin sudah ada slogan yang menggambarkan keunikan dari organisasi Anda? Ini pertanyaan susulan untuk menyederhanakan pertanyaan sebelumnya
  6. Ada studi kasusnya? Nah ini ruang yang kita berikan bagi klien untuk membanggakan organisasinya. Timpali dengan canda superlatif untuk membuka diskusi menjadi lebih cair.
  7. Apakah ada fitur unik yang sudah terpikirkan untuk membuat website ini berbeda dari kompetitor? Sebagai konsultan tentunya kita diharapkan sebagai pihak yang lebih kompeten untuk menjawab pertanyaan ini. Namun tentu tidak ada salahnya mendengarkan ide-ide yang mungkin sudah pernah klien bicarakan secara internal. Bahkan ini membuka peluang untuk
  8. Kira-kira pengunjung website Anda akan seperti apa? Tua, muda, pebisnis, sekretaris perusahaan, ibu rumah tangga, digital savy, atau jadul? dari kantor, rumah, atau di jalan? Ini pertanyaan yang bisa membantu membentuk tampilan dan design UX dari website yang akan dibangun.
  9. Apakah sudah ada perkiraan budget untuk project ini? Umumnya pertanyaan ini enggan untuk dijawab oleh klien, tapi terkadang pada project dengan skala besar, klien menyampaikan budget untuk memberikan gambaran nilai strategis dari project. Bagaimanapun juga, tidak ada salahnya menanyakan hal ini.
  10. Siapakah PIC untuk project ini? Apakah PIC ini juga decision maker? Siapa saja stakeholder dari project ini? Ini pertanyaan yang dapat membantu memprediksi resiko project. Pada project yang PIC-nya juga merupakan decision maker, proses approval akan relatif lebih cepat sehingga project bisa berjalan dengan lebih efisien, harga yang ditawarkan juga bisa lebih baik.
  11. Apakah ada tim yang akan di-assign untuk project ini? Apakah perusahaan memiliki tim IT atau Markom yang akan mendampingi? Ini pertanyaan yang fungsinya sama dengan pertanyaan sebelumnya. Coba memprediksi kompleksitas pekerjaan dari sisi management project-nya
  12. Kapan target penyelesaian project? Ada project dengan dealine Sangkuriang, ada pula yg santai gak jelas. Keduanya tidak ideal, dan jawaban mereka akan menentukan bagaimana kita coba menjelaskan timeframe yang terbaik untuk project ini.
  13. Apakah ada referensi website yang disukai? Jika ada, itu akan sangat membantu dalam menentukan style design dan fitur yang akan dibuat. Akan sangat membantu pula dalam proses persetujuan, apalagi jika referensi datang dari top management.
  14. Apakah ada hal-hal yang perlu dihindari secara design maupun fitur? Terkadang klien tidak memiliki referensi positif, namun memiliki referensi negatif. Yang manapun itu akan sangat membantu proses perencanaan.
  15. Siapa yang akan menyediakan materi text, image, maupun AV untuk konten website? Apakah sudah ada fungsi di dalam organisasi yang nantinya bertugas melakukan update konten? Ini akan menentukan apakah kita perlu mengajukan penawaran photo session, copywriting, atau bahkan maintenance tahunan.
  16. Apakah website akan hadir dalam beberapa versi bahasa? Ini terkadang luput ditanyakan, dan klien dapat dengan mudah berasumsi semuanya akan secara otomatis diterjemahkan oleh Google Translate, gratis.
  17. Apakah organisasi sudah memiliki logo dan brand design guidelines? Dan sejauh mana fleksibilitas project ini terhadap guidelines tersebut?  Selain sebagai acuan design, keberadaan brand design guidelines juga dapat menunjukkan seberapa besar klien memahami pentingnya branding. Ini akan membantu kita untuk memetakan tipe klien yang kita hadapi. Apakah ini klien tipe pedagang, corporate, atau start up.
  18. Apakah ada data pihak ketiga yang perlu diakomodir dalam website? Bagaimana kesiapan data dan konektifitasnya? Jika ada, maka pastikan ada tim IT dari sisi klien yang terlibat dalam project. Atau paling tidak orang yang memiliki kompetensi untuk berhubungan langsung dengan pihak ketiga tersebut, karena dipastikan akan ada diskusi lanjutan untuk membahas data yang akan diakomodir.
  19. Apakah website akan memfasilitasi pembayaran secara online? Jika ada, maka pastikan ada tim IT dari sisi klien yang terlibat dalam project. Atau paling tidak orang yang memiliki kompetensi untuk berhubungan langsung dengan pihak ketiga tersebut, karena dipastikan akan ada diskusi lanjutan untuk membahas data yang akan diakomodir.
  20. Kira-kira kata kunci apa yang akan digunakan untuk menemukan website Anda melalui Google? Walaupun SEO merupakan jasa yang terpisah, namun website yang baik paling tidak sudah memiliki meta konten yang sesuai dengan kata kunci.

Tugas kamu selanjutnya adalah menghapalkan dan memahami pertanyaan-pertanyaan diatas. Karena sesungguhnya akan epic sekalli kalau kamu bertanya sambil baca contekan.

Sekian dan terima kasih

 

Share this :

Recent Post

Written by:

Seorang petualang yang menghabiskan hidupnya di beberapa puncak tertinggi di dunia. Tak kurang dari puncak Kangchenjunga, Nanga Parbat, Ulugh Muztagh, telah ditaklukannya. Hebatnya lagi semua itu dilakukan dalam tidurnya sambil makan oreo.