Mengenal Drip Marketing

Apa itu drip marketing, dan seperti apa penggunaannya?

Email marketing adalah cara ideal untuk menjaga pelanggan untuk tetap mengikuti perkembangan terbaru perusahaan kita. Tapi ada satu kekurangan besar…

Pelanggan baru hanya melihat email terakhir yang kita kirim, dan tidak pernah melihat email-email sebelumnya. Di sinilah drip marketing memegang peranan.

Drip marketing disebut juga automated email marketing, email cycle, email autoresponse, atau automated marketing. Strategi pemasaran yang mengirimkan rangkaian pesan yang telah dipersiapkan, sedikit demi sedikit “menetes” ke prospek selama kurun waktu tertentu.

Tujuan dari Drip Marketing adalah untuk menancapkan produk atau layanan yang coba ditawarkan ke dalam benak prospek.

Poin-poin Utama

  • Drip marketing adalah strategi pemasaran langsung di mana materi pemasaran dikirimkan ke calon pelanggan secara konstan selama kurun waktu tertentu.
  • Drip marketing biasanya menargetkan pelanggan melalui email dan media social.
  • Dengan menggunakan iklan bertarget, tautan, pesan, dan bentuk komunikasi lainnya, pemasar berusaha untuk menancapkan produk atau layanan ke dalam benak konsumen melalui proses yang berulang.
  • Para pemasar berharap bahwa dengan eksposur yang berulang, konsumen akhirnya akan luluh dan membeli produk atau layanan yang ditawarkan.

Memahami Drip Marketing

Drip marketing berlandaskan pada “Hukum 29”, yang menyatakan bahwa sebagian besar prospek tidak akan membeli sesuatu sampai mereka melihat iklannya setidaknya 29 kali. Drip marketing dapat dilihat sebagai cara untuk memancing prospek, yang kemudian dengan proses otomatisasinya memberikan eksposur secara berkala terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.

Bagaimana Drip Marketing Bekerja

Media yang paling umum untuk drip marketing adalah email, karena biayanya yang rendah dan otomatisasi yang mudah. Email drip marketing umumnya dimulai dari formulir online yang diisi oleh calon pelanggan. Data email tersebut kemudian dimasukkan ke dalam program autoresponder yang mengelola kampanye drip marketing.

Baca Juga: Meningkatkan Aksesibilitas Pada Email Marketing

Pertimbangan Khusus: Perilaku Prospek

Drip Marketing
Source: www.pardot.com

Kampanye drip marketing dilaksanakan berdasarkan perilaku calon pelanggan, sehingga memiliki nama lain: email perilaku. Segera setelah calon pelanggan memilih untuk subscribe, serangkaian email yang telah direncanakan sebelumnya akan dimulai. Email pertama mungkin langsung terkirim, yang kemudian akan diikuti oleh serangkaian email lanjutan berdasarkan perilaku konsumen. Seperti misalnya mengunjungi situs web tertentu, berbelanja online, menambahkan item ke keranjang belanja online, atau melakukan pembelian.

Perilaku seperti itu dapat dilacak secara online dan menghasilkan berbagai kesempatan untuk komunikasi lanjutan, seperti kesempatan promo, up-selling, cross-selling dan lain sebagainya.

Tertarik mencoba metode drip marketing? Hubungi Dipstrategy untuk berbincang

Recent Post

Krisno Wisnuadi Written by:

A seasoned digital practitioner with more than 12 years of progressive experiences in the Creative and Digital industry, serving as Designer, Game Designer /Programmer, Web Analyst, Project Manager, Creative Development Manager, Head of Online Services, and Managing Director.

One Comment

Comments are closed.