Memilih Nama Domain

Memilih nama domain bisa jadi merupakan keputusan paling penting saat mulai memasuki dunia online
Berikut adalah beberapa tips yang berguna saat anda memilih nama domain

  1. Bagaimana caranya kita tahu kalau nama domain sudah ada yang punya? banyak site yang memiliki fasilitas untuk mencari tahu apakah domain yang anda inginkan masih tersedia atau tidak. Misalnya: namadomain.com
  2. Lebih baik pake .com atau .co.id ya? – Jika domain anda mewakili  perusahaan resmi yang berdomisili di Indonesia dan melakukan transaksi/bisnis dengan pihak luar negeri maka sebaiknya gunakan .co.id. Jika domain anda mewakili brand/produk maka gunakan .com. Ingat bahwa untuk melakukan pendaftaran domain .co.id dibutuhkan nomor NPWP perusahaan, dan nama domain harus mewakili nama yang tercantum di NPWP perusahaan
  3. Kalo yang lain seperti .net, .tv, asia gimana? – sah-sah saja, tapi secara umum domain .com lebih baik dari sisi kepercayaan pengguna internet, lebih mudah diingat, dan yang paling penting lebih baik dalam SERP Google
  4. Kalo nama domain pake ‘-‘ gimana? – Hal ini masih diperdebatkan namun sepertinya search engine seperti Google lebih menyukai nama domain yang tidak menggunakan karakter selain alphanumeric. Karena itu sebisa mungkin hindari penggunakan ‘-‘
  5. Kalau nama domainnya panjang gimana? – Ini lebih psikologis ketimbang teknis. Nama domain yang pendek akan jauh lebih mudah diingat dibandingkan yang panjang. Bayangkan jika nama domain anda www.departemenperindustriansudinhubungankerjasamaeropatimur.gov.id pasti sulit diingat bukan?
  6. Ok, kalo gitu mending nama domain pake nama perusahaan atau keyword? – Ah! Ini tricky. Mungkin sebaiknya ambil keduanya. Secepatnya registrasikan domain dg nama perusahaan untuk mewakili materi-materi corporate, lalu ambil nama domain dg keyword untuk produk-produk yang ditawarkan. Toh harga domain tidak mahal, namun menjadi mahal saat ada kompetitor anda yang menggunakannya terlebih dahulu
  7. Apakah ada gunanya membeli domain yang baru saja expired? – Kalaupun ada tidak terlalu besar. Teorinya adalah domain lama yg expired kemungkinan masih memiliki jejak ranking di Google, sehingga jejak tersebut bisa berguna sebagai awal existensi. Namun hanya masalah waktu sampai Googe menemukan bahwa kepemilikan domain telah berganti dan  me-reset ranking sesuai data terkini
  8. Berguna gak beli domain dari lelang? – Tidak, kecuali benar-benar harus. Membeli domain secara lelang bisa sangat mahal walaupun  mungkin nama domainnya bagus atau mudah diingat, lebih baik budget yang anda keluarkan untuk membeli domain tersebut digunakan untuk melakukan optimisasi search engine
  9. Ada nama domain bagus yang dalam waktu dekat akan expired, apakah lebih baik ditunggu expired lalu kita beli? – Tidak semudah itu mengakuisisi nama domain. Walaupun domain tersebut sudah expired namun masih menjadi hak pemilik domain yang lama untuk memperpanjang sampai tenggat waktu 2 bulan. Setelah itu ada masa vacuum, baru domain tersebut dibuka untuk umum. Namun banyak ‘calo domain’ yang memiliki engine yang berfungsi melakukan akuisisi secara otomatis saat ada nama domain yang dilepas untuk umum. Tujuan mereka hanya satu, dijual lagi melalui lelang.

Masih bingung? Silakan kontak kami di www.dipstrategy.com untuk mendapatkan diskusi lebih detail

Share this :

Recent Post

Written by:

A seasoned digital practitioner with more than 12 years of progressive experiences in the Creative and Digital industry, serving as Designer, Game Designer /Programmer, Web Analyst, Project Manager, Creative Development Manager, Head of Online Services, and Managing Director.